Hari
ini, Sabtu (05/04/2025), Masjid Tuhfaturraghibin di Desa Dalam Pagar,
Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, menjadi saksi puncak
pelaksanaan Haul ke-219 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari. Acara yang
dimulai sekitar pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh ribuan jemaah yang
datang dari berbagai daerah untuk mengenang dan menghormati ulama besar
tersebut.
Sejak pagi, lokasi haul telah dipenuhi dengan
aktivitas persiapan. Dapur umum, posko, dan tenda-tenda telah didirikan
untuk menyambut kedatangan para jemaah. Kapolres Banjar, AKBP M Ifan
Hariyat, melalui Wakapolres, Kompol Faisal Amri Nasution, menyampaikan
bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan 300 personel dari Polres Banjar
dan Polda Kalsel untuk memastikan kelancaran acara. "Kami juga
melibatkan sekitar 2.000 personel gabungan dari berbagai instansi,
termasuk Kodim 1006/Banjar dan Dinas Kesehatan," ujarnya.
Kompol Faisal menambahkan bahwa haul kali ini
dibagi menjadi tiga zona, dengan titik plotting yang telah disiapkan
untuk mengatur arus jemaah. Mengingat kondisi cuaca yang mempengaruhi
debit air di sekitar lokasi, pihak kepolisian telah merencanakan
rekayasa arus lalu lintas untuk menghindari kemacetan dan memastikan
keselamatan semua yang hadir.
Ketua Relawan Haul ke-219, Ahmad Baiqani,
mengungkapkan bahwa sebanyak 2.300 relawan telah terdaftar untuk
membantu kelancaran acara. Relawan ini berasal dari berbagai daerah,
termasuk Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, dan
Batola. "Kami telah menyiapkan lokasi parkir yang steril sejauh 3
kilometer dari titik 0, dan beberapa titik parkir telah dipindahkan
akibat meningkatnya debit air sungai," jelasnya.
Untuk kenyamanan jemaah yang terdampak,
panitia juga telah menyiapkan panggung dan alas duduk di lokasi-lokasi
yang terpengaruh. Ahmad Baiqani mengimbau kepada semua jemaah untuk
mematuhi arahan dari relawan dan petugas demi terciptanya suasana yang
kondusif selama dan setelah acara haul.
Dengan semangat kebersamaan dan rasa hormat
yang tinggi, masyarakat Banjar bersatu untuk merayakan haul ini,
menjadikannya sebagai momen refleksi dan penghormatan kepada Syekh
Muhammad Arsyad Al Banjari, yang telah memberikan banyak kontribusi bagi
masyarakat dan agama.