Kepolisian dan Tokoh Agama Bersatu Jaga Ketertiban di Kalimantan Selatan

FOTO: Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo, bersilaturahmi dengan KH. Adam Noor Syarkawi di Banjarbaru


RADARBORNEO.COM – Dalam rangka mempererat hubungan dengan para ulama, Direktur Intelkam Polda Kalsel, Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo, bersilaturahmi dengan KH. Adam Noor Syarkawi di Banjarbaru, Kamis (20/3). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas sosial.


Dalam pertemuan tersebut, Kombes Pol Priyanto mengungkapkan bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. "Peran ulama sangat penting dalam membimbing masyarakat agar selalu berada di jalur yang benar dan menjauhi tindakan yang merugikan," ujarnya.


Ia juga menyoroti ancaman premanisme yang dapat menghambat perkembangan ekonomi. "Jika kita tidak menindak premanisme dengan tegas, dampaknya bisa luas, terutama dalam dunia usaha dan investasi. Kami membutuhkan dukungan dari para tokoh agama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat," katanya.


Menanggapi hal ini, KH. Adam Noor Syarkawi mengapresiasi langkah kepolisian yang ingin melibatkan ulama dalam menjaga ketertiban. "Kita harus membangun kesadaran bersama bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga tanggung jawab kita semua sebagai warga negara," tuturnya.


Ia menambahkan bahwa nilai-nilai agama bisa menjadi pondasi kuat dalam menciptakan lingkungan yang harmonis. "Jika masyarakat memahami ajaran agama dengan baik, mereka tidak akan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat merusak tatanan sosial," tegasnya.


Di akhir pertemuan, Kombes Pol Priyanto berharap komunikasi dengan para ulama semakin erat. "Kami berharap, dengan adanya dialog yang lebih intens, kita bisa bersama-sama menciptakan suasana yang lebih aman, damai, dan kondusif bagi semua pihak," pungkasnya